Ratusan Ta’jil Dibagikan Dalam Peringatan HAN 2015

Aksi Damai "Stop Kekerasan Seksual Terhadap Anak"

SAMARINDA - Ratusan paket Ta’jil atau hidangan berbuka puasa dibagikan kepada warga Kota Samarinda dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2015. Pembagian ta’jil sebanyak ini dipusatkan di tiga titik di pusat kota yaitu di simpang Jalan Lambung Mangkurat, Lembuswana dan di masjid Baiturrahim Islamic Center. Dengan tema nasional yaitu “Stop Kekerasan Seksual Terhadap Anak”. karena kasus kekerasan seksual saat ini sudah  cukup meresahkan masyarakat. Sehingga perlu digaungkan terus agar masyarakat peduli tentang masalah ini.

Rapat Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Samarinda Tahun 2015

SAMARINDA - Dalam rangka mewujudkan Samarinda menuju Kota Layak, Tim Gugus Tugas KLA Kota Samarinda melaksanakan kegiatan rapat pada Senin (13/04) bertempat di ruang rapat Bappeda Kota Samarinda.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Samarinda Gelar Pelatihan Hak Anak

SAMARINDA - BPMP Kota Samarinda menggelar Pelatihan Hak Anak bagi para kepala sekolah dasar (SD) dan PAUD, serta kepada pimpinan puskesmas sekota Samarinda dan unsur dari kantor kementrian agama setempat.
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BPMP) Kota Samarinda, Kalimantan Timur menggelar pelatihan Hak Anak dengan tema

BPMP Gelar Lokakarya Kota layak Anak Tahun 2015

SAMARINDA,– Mendukung  pengembangan Kota Layak Anak, di Balaikota kemarin berlangsung kegiatan Loka Karya Kota Layak Anak. Selaku Penanggung jawab kegiatan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Samarinda, Nurul Mu’minayati menyebut tujuan dilaksanakannya lokakarya untuk memberi gambaran secara komprehensif atas kebijakan semua stakeholder terhadap tumbuh kembang anak khususnya di Kota Samarinda.

Forum Anak Kota Samarinda Susun Kepengurusan Baru

SAMARINDA – Setelah dibentuk beberapa tahun lalu, kepengurusan Forum Anak Kota Samarinda kembali menyusun formasi kepengurusan baru untuk periode tahun 2015-2017.

Pertemuan Forum Anak Tingkat Kota Samarinda

SAMARINDA–Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal. Kesadaran inilah yang mendorong Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Samarinda Khususnya di Bidang Kesejahteraan Anak untuk terus bergerak, memainkan peran sebagai pihak yang mengawal terpenuhinya hak-hak anak di Kota Samarinda. Kamis (13/11/2014), Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak menggelar Pertemuan Forum Anak Tingkat Kota Samarinda tahun 2014, yang diikuti oleh pengurus Forum Anak Tingkat Kecamatan se-Kota Samarinda serta Anak Berkebutuhan Khusus. Pertemuan yang digelar selama dua hari tanggal 13 – 14 November 2014  di Aula Ruang Rapat Utama Balaikota Samarinda ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Samarinda Dra. Hj. Nurul Mu’minayati,MM.

STRUKTUR Gugus Tugas Kota Layak Anak ( KLA ) Kota Samarinda

Rangkul Anak Samarinda Cegah dan Lindungi Anak Dari Kekerasan Seksual

SAMARINDA-Terjadinya kekerasan seksual terhadap anak di berbagai lingkungan, bahkan lingkungan pendidikan formal di sekolah, membuat sebagian orangtua trauma dan membutuhkan berbagai terapi untuk mengobati trauma anak dan orangtua agar sembuh dari rasa sakit yang dialaminya. Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Hal-hal berikut ini adalah cara praktis sebagai orangtua untuk mencegah kekerasan seksual terjadi terhadap anak. Orangtua perlu menerapkan tips praktis berikut ini:

Penyuluhan Trafficking dan Narkoba Dalam Rangka Perlindungan Anak

SAMARINDA - Antusiasme Santri-santri mengikuti penyuluhan tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas serta trafficking yang digelar oleh Bidang Kesejahteran dan Perlindungan Anak, di tiga tempat terpisah Pondok Pesantren An-Nur, Pesantren Nabil Husen dan Pesantren Sabilla Rasyad. Penyuluhan yang dibuka langsung oleh Kementrian Agama Kota Samarinda yang diwakili oleh Jaka Tuntun.

Sosialisasi Perlindungan Anak Dan Tindak Pencegahan Kekerasan Pada Anak di Kelurahan Bantuas & Kelurahan Sidodadi

Sosialisasi Perlindungan Anak Tentang Korban Kekerasan di Kel Bantuas dan Kel Sidodadi

SAMARINDA - Perempuan dan anak sangat rentan menjadi korban kekerasan,oleh karena itu perlu adanya komitmen bersama dari semua pihak untuk melakukan pencegahan tindak kekerasan. Tindakan kekerasan dapat terjadi baik itu kekerasan di lingkungan keluarga, sekolah, kerja dan masyarakat, baik itu kekerasan fisik, psikis, pelecehan seksual, penganiayaan serta penelantaran ekonomi, perebutan hak asuh anak yang sering dilakukan oleh orang – orang tedekat.